Pangeran Arab Saudi Keluarkan 1,42 Trilliun Untuk Transportasi Online
Kabar Unik - Aplikasi penyedia jasa transportasi online Lyft mendapat suntikan dana segar hingga USD105 juta atau sekira Rp1,42 triliun (Kurs Rp13.600 per USD). Investasi tersebut digelontorkan oleh Pangeran Arab Saudi.
Melansir Business Insider, Sabtu (26/12/2015), pesaing Uber Taxi ini mendapat invetasi dari salah satu perusahaan milik Pangeran Arab Alwaleed bin Talal. Masuknya dana ini membuat Pangeran memiliki 2,3 persen saham di Lyft.
Seperti diketahui, Lyft merupakan saingan berat Uber dalam bisnis aplikasi transportasi online. Kedua layanan ini selalu dibanding-bandingkan dan tidak terpisahkan.
Namun, diprediksi nilai perusahaan yang dimiliki Lyft masih dibawah Uber. Nilai yang dimiliki Uber diprediksi sekira USD64,6 miliar. Sedangkan Lyft diperkirakan memiliki nilai USD4,94 miliar, termasuk dana investasi yang masuk dari Pangeran Arab.
Untuk sementara waktu, Lyft hanya akan beroperasi di Amerika Serikat (AS). Berbeda dengan Uber yang beroperasi di 68 negara. Kendati begitu, Lyft berencana untuk memperluas jaringan operasi tanpa meninggalkan kantor pusat di San Fransisco.
Pada September, Lyft bekerjasama dengan salah satu saingan Uber di China, Didi Kuaidi. Keduanya memperluas jaringan kerjasama dengan aplikasi transportasi online lainnya di Asia, termasuk GrabTaxi Singapura dan Ola di India. Dalam kerjasama tersebut, Didi Kuaidi menanamkan modal sebesar USD100 juta.
Sumber : Okezone.com
0 Comments
Post a Comment