Kabar Unik - Anda hidup dalam dunia kompetisi. Di mana, setiap orang berjuang untuk mencapai tujuan yang sama, yakni, ingin berada di atas.
Namun, tempat kerja adalah salah satu tempat persaingan dalam kehidupan nyata. Kompetisi dalam pekerjaan, idealnya berjalan sehat, namun apakah persaingan yang sehat dapat menjadi kenyataan? Berikut hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika berkompetisi di kantor.
Mengetahui yang baik dan buruk
Secara umum diyakini bahwa persaingan di tempat kerja dapat menjadi produktif. Tetapi daya saing juga bisa menghambat budaya dan etika di kantor, melemahkan hubungan sejawat, pengkhianatan, dan menumbuhkan mental “saya nomer satu”.
Oleh karena itu, perusahaan dan karyawan harus memastikan membawa aspek positif dari kompetisi di tempat kerja. Kompetisi sering berarti mengenai peningkatan semangat, motivasi, dan produktivitas.
Namun, persaingan antara karyawan juga bisa menyebabkan perasaan kecewa, penurunan moral, dan penurunan produktivitas. Mungkin nantinya menghasilkan satu pemenang, namun ada pihak yang kecewa dan akan berimbas pada kinerjanya.
Membuat yang tidak sehat, jadi sehat
Membuat sehat kompetisi di tempat kerja memiliki pro dan kontra. Kuncinya adalah untuk menemukan cara yang tepat untuk mengatasinya, sehingga tidak menjadi racun. Lingkungan yang kompetitif membantu karyawan memahami kemampuan mereka.
Seorang karyawan harus belajar bagaimana menggunakan kompetisi secara sehat dan menguntungkan karir. Ketika bekerja dalam lingkungan yang kompetitif, pasti ada saja yang membuat negatif.
Seperti, harus berurusan dengan bos sombong, politik karyawan, diskriminasi merajalela, dan intimidasi kejam untuk bertahan hidup di tempat kerja yang berpotensi bermusuhan.
Hati-hati bertindak
Dianjurkan untuk berhati-hati dalam bertindak apalagi di atas ambisi Anda, dan biarkan prinsip menjadi panduan.
Kompetisi dapat berdampak positif pada individu dan bisa membuat mereka mengubah kebiasaan kerja menjadi lebih terorganisir dan melakukan pekerjaan yang lebih berkualitas bagi perusahaan. Demikian dilansir TimesofIndia, Sabtu (26/12/2015)
0 Comments
Post a Comment